ilmu "coding" siap masuk kurikulum di Indonesia
Dalam wawancara dengan program Radio National ABC, Yuma mengatakan bahwa dia ingin membuat aplikasi yang bisa mengubah dunia, dan juga dia ingin membagi ilmunya mengenai coding kepada siapa saja yang ingin belajar.
Seberapa penting ilmu coding?
Menurut padanan dalam bahasa Indonesia, coding merupakan bahasa pemrograman pada komputer. Kehadirannya dalam dunia digital sangat vital karena merupakan "nyawa" dari sebuah software atau aplikasi.
Pada era digital seperti sekarang ini, ilmu coding sangatlah diperlukan. Setidaknya, dibutuhkan banyak generasi muda seperti Yuma yang menguasai ilmu ini.
Di Indonesia sendiri, saat ini memang belum ada kurikulum yang memasukkan coding ke dalam mata pelajaran di sekolah. Namun, pembahasan akan hal ini sudah dilakukan sejak tiga tahun lalu oleh Kominfo dan Kemendikbud.
Bahkan saat ini, beberapa SMK dan SMA di Indonesia sudah mengadakan program coding sebagai kajian yang dilakukan oleh Kemendikbud sebelum dimasukkan ke dalam kurikulum.
“Sampai sekarang persiapan kurikulum untuk coding sedang dalam tahap persiapan. Saat ini juga kami sudah bekerja sama dengan Intel untuk mengadakan program coding, bukan hanya di SMK, tapi juga di beberapa SMA,” ujar Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah Hamid Muhammad kepada Kompas.com, Rabu (10/1/2017) di Kantor Kemendikbud.
Hamid menambahkan, beberapa guru pengajar pun sudah mulai dilatih dan beberapa fasilitas penunjang seperti komputer sudah mulai disediakan.
“Akan ada pembahasan lebih lanjut mengenai hal ini, yang pasti codingakan masuk ke dalam kurikulum kita,” ungkapnya lagi.
Selain masuk ke dalam pelajaran SMK dengan jurusan terkait, coding juga dapat masuk sebagai ekstrakurikuler.
Menarik untuk disimak mengenai rencana tersebut. Hal ini tentu merupakan kabar baik bagi Indonesia untuk menciptakan generasi muda yang melek akan teknologi dan bisa bersaing dengan negara lainnya seperti yang sudah dibuktikan oleh Yuma.
sumber : http://edukasi.kompas.com/read/2018/01/12/07015971/coding-siap-masuk-ke-dalam-kurikulum-sekolah-di-indonesia
Komentar
Posting Komentar